Gunung kelud ooh gunung kelud...
Tepat 14 februari 2014, rencana penerbangan ke surabaya dibatalkan, karena erupsi gunung kelud. Disini bukan mau menjabarkan secara ilmiah mengenai erupsi gunung itu, tapi pengalaman heboh saat itu.
Rencana awal sbb, flight malem jam 22.35 14 feb, 2014. Nanti dijemput pangeran berkuda hitam sekitar jam 24.00, bobo di hotel nyusul mama. Kemudian besok paginya lanjut ke acara nikahan sepupu. Siang ikut bina pranikah di gki.
Kenyataannya adalah, sekitar jam 9 pagi, liat metrotv, dan positif di canceled semua penerbangan dari dan ke juanda surabaya, adisoemarmo solo, adisucipto jogja dan ahmad yani semarang. Good news, bad news. Yang jelas kepala mau pecah aja dengernya. Sampai cami lagi raker sama pak GM, GM lagi ngomong pun, dia keluar dan telepon. Setelah kepanikan mencari semua tiket kereta jurusan semarang dan surabaya yang ke semuanya sudah habis, tiba2 cami telpon lagi, brangkat skarang ke pool bus obl.
Oh yes, ambil duit, langsung tancap ke pool bus naik ojek! Yeayy panas bangiiitss,.
Perjalanan dimulai jam 14.00 dan masih muter-muter dari terminal ke terminal. Intinya perjalanan yang harus ditempuh untuk sampai ke surabaya dari jakartaa adalah 20 jam! Yoowoohh,,mass., help me! Pantat gue asli pegel banget.
Untungnya masih bisa ikut bina pranikah di gki ngagel dengan sukses dan lancar! Thank God.
Seselesainya bina pranikah, gue dan cami langsung cabut ke jember.
Hal pertama yang gue lakukan sesampainya di jember adalah tidur. Besok paginya yg gue lakukan adalah pijat! Abaiikann..
Yang jelas jam 10 sudah stand by di GKI Jember untuk percakapan pastoral.
Satu selesai, semakin lega. Semakin dekat D day.
Bless us.. (^/\^)
Komentar
Posting Komentar